default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Pangdam Iskandar Muda Sambut Kedatangan KASAD, Ini Tempat Dikunjungi

Pangdam Iskandar Muda Sambut Kedatangan KASAD, Ini Tempat Dikunjungi
Peristiwa Daerah
FOTO: Pangdam Iskandar Muda Sambut Kedatangan KASAD, Di Bandara SIM, Aceh Besar.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

ACEH BESAR - Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (28/8).

Kedatangan Kasad beserta Ibu Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa dan pejabat Mabesad disambut  Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Iskandar Muda, Kasdam IM, Kapok Sahli dan Pejabat Utama Kodam IM, Danlanud SIM, Kapolda Aceh, Wali Nanggroe, Plt Gubernur Aceh, Kajati serta Forkopimda Aceh.

Pengamatan media, saat kedatangan itu, Kasad beserta ibu disambut dengan pengalungan bunga, menerima Handbucket dari pasangan adat Aceh (Agam dan Inong) disertai tari Ranup Lampuan, salah satu tarian tradisional Aceh. Lalu, Kasad dan ibu mengikuti tradisi Peusijuk.

Kedatangan rombongan KASAD ke Aceh, dalam rangka kunjungan kerja ke Kodam Iskandar Muda.

Dari Bandara SIM, kemudian rombongan menuju Museum Tsunami dan Kapal PLTD Apung. Museum Tsunami Aceh, sebuah museum di Banda Aceh yang dirancang khusus sebagai monumen simbolis untuk mengenang bencana hebat gempa bumi dan tsunami melanda Aceh dan Samudera Hindia, tahun 2004 silam. Tempat itu juga sekaligus sebagai pusat pendidikan bencana dan tempat perlindungan darurat, bila satu saat tsunami terjadi lagi.

Untuk diketahui, museum ini merupakan sebuah struktur bangunan empat lantai, dengan luas 2.500 m², pada dinding lengkungnya ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui satu lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi-tinggi untuk menciptakan diaroma suasana kepanikan saat tsunami.

Selain itu, pada dinding museum juga dihiasi gambar orang sedang menari Saman. Sebuah makna simbolis terhadap kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh. Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut. Lantai dasarnya dirancang mirip rumah panggung tradisional Aceh yang selamat dari terjangan tsunami.

Sedangkan kapal PLTD Apung adalah kapal generator listrik milik PLN di Banda Aceh, Indonesia, yang saat ini dijadikan satu tempat kunjungan wisatawan, yang dikenal dengan nama "Kapal Apung". Kapal ini memiliki luas sekitar 1.900 kilometer persegi, dan panjang mencapai 63 Meter.

Sebelum bencana mahadahsyat terjadi di Aceh, yaitu gempa dan tsunami, kapal dengan bobot 2.600 ton ini berada di laut, di pelabuhan penyeberangan Ulee Lheu, sedangkan setelah terbawa gelombang tsunami, kapal ini berhenti di Gampong Punge Blang Cut, Jaya Baru, Kota Banda Aceh, dan menjadi prasati dan monumen bernama PLTD Kapal Apung di tempat tersebut dengan jarak yang cukup jauh dari pantai.

Historinya, Minggu 26 Desember 2004 sekira pukul 8.45 WIB, kapal ini terseret dengan 2,4 km ke daratan akibat bencana alam gempa bumi diaertai gelombang tsunami, dengan tinggi mencapai 9 meter.***


Kontributor : Aceh
Editor : DP
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar