default ads banner CODE: NEWS / LARGE LEADERBOARD / 970x90

Begini Kronologis Penemuan Ladang Ganja di Aceh Timur

Begini Kronologis Penemuan Ladang Ganja di Aceh Timur
Peristiwa Nasional
Penemuan ladang ganja di Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh pada Senin, 7/10/2019 kemarin.
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 1 / 468x60

 

ACEH TIMUR — Jajaran Satuan Reserce (Satres) Narkoba Polres Aceh Timur, menemukan ladang ganja yang dtaman didalam kebun sawit, di Gampong Cek Mbon, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Aceh pada Senin, 7/10/2019 kemarin.

Penemuan ladang ganja itu berawal dari pengembangan atas tertangkapnya salah seorang warga setempat yang berinisal R (35), yang disanggakan sebagai pelaku tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang diungkap Satres Narkoba Polres Aceh Timur pada, Minggu (06/10/2019) lalu.

Saat dilakukan penangkapan terhadap R (35), polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) bungkusan kecil Sabu seberat 24 Gram dan 6 karung beras kecil ganja yang baru dipanen.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, M.H  saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolres Aceh Timur pada Senin, 7 /10/2019 sore kemarin.

Kapolres kepada awak media juga menjelaskan, pengungkapan bermula dari personel Sat Resnarkoba mendapat informasi dari masyarakat tentang maraknya penyalahgunaan narkotika di Desa tersebut. Dan mereka mencurigai ada bandar narkoba di Desa mereka.

"Dari penyidikan awal, terduga R mengaku ada menanam ganja yang tidak jauh dari lokasi kebun cabaiNya, Kata Kapolres.

Dari pengakuan tersebut, Kasat Narkoba bersama Perangkat Desa Cek Mbon dan Anggota Tim lainnya mendatangi lokasi lahan yang ditanami ganja," sambung Eko Widiantoro.

Sesampai di lokasi, terdapat tanaman ganja yang tersebar di beberapa titik dengan ketinggian bervariasi. Paling tinggi mencapai 2,5 meter dan yang terendah 30 centi meter.

" Kemudian Petugas bersama warga mencabut pohon ganja itu dan dibawa ke Mapolres Aceh Timur dengan jumlah lebih kurang 2 ribu batang." terang Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K, M.H.

Kini, terduga yang berinisal R (35) disangkan dengan Pasal 111, 112, dan 114 ayat 2 Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun sampai seumur hidup. (Zulkifli).


Kontributor : Aceh
Editor : Imam Hairon
Publisher : Alfina Putri
default ads banner CODE: NEWS / BANNER 2 / 468x60

You can share this post!

Komentar