SUARA INDONESIA
Banner

Radio Militer dan Pusat Pengintaian Ukraina Hancur Diserang Rusia

JAKARTA - Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov mengatakan, pada Sabtu (19/03/2022) pasukan Rusia telah menghancurkan Radio Meliter dan pusat pengintaian milik Ukraina.

Sebagaimana dilansir Suaraindonesia.co.id lewat situs VOA Indonesia, Alat tersebut tepat berada di Pelabuhan Ukraina, Odesa di wilayah setempat.

Dengan menggunakan sistem rudal pantai Bastion, alat tersebut dikabarkan hancur.

Moskow menyebut, tindakan di Ukraina adalah 'operasi khusus' dengan tujuan melemahkan negara tetangga.

Rusia juga beralasan, operasi tersebut dilakukan untuk memusnahkan orang-orang yang disebut nasionalis berbahaya.

Atas reaksi Rusia, Ukraina terus melakukan perlawanan dengan dukungan persenjataan dari negara barat.

Tidak hanya itu, Negara Eropa juga menerapkan sejumlah sanksi secara masif kepada Rusia sebagai balasan.

Hal itu dilakukan agar Moskow segera menarik pasukannya dari Ukraina.

Diberitakan sebelumnya, selain menghancurkan gedung dan fasilitas militer, Rusia juga telah berhasil melumpuhkan gudang senjata milik Ukraina.

Hingga memasuki pekan ke empat invasi Rusia ke Ukraina, masih belum ada tanda-tanda menghentikan serangan.

Bahkan, sejumlah tank dan lapis baja sebagaimana dilansir dari media internasional pasukan Rusia sudah mulai masuk di kawasan Ibukota Kiev.

Apa Reaksi Anda?