SUARA INDONESIA
Banner

BI Lhokseumawe Gelar Pameran KKI Seri Ketiga 2020

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe menggelar Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) seri 3. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 20-22 November 2020 bertempat di Museum Rumoh Aceh, Kota Lhokseumawe. 

Kepala KPwBI Lhokseumawe Yukon Afrinaldo, Jumat (20/11/2020) mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah pameran yang di isi oleh UMKM binaan Bank Indonesia se-Indonesia. Seri 1 dan 2 itu dilakukan secara virtual, untuk seri 3 ada yang dilakukan secara offline, karena terkadang ada pembeli yang ingin mengetahui motif dan dan memengang produk secara langsung tidak hanya online.

“Sebanyak 25 Kantor Bank Indonesia dari 46 kantor ditunjuk untuk melakukan display atau disebut socasing binaan Bank Indonesia se-Indonesia, yang kita lakukan hari ini. Kemudian yang dapat kami infokan bahwa, seri 1 dan 2 penjualan karya kreatif mencapai Rp 10,4 Miliar dengan komitmen untuk pendanaanya Rp 2,1/2 triliun. Itu merupakan pendanaan rencana investasi, pembelian dan pembiayaan untuk UMKM Indonesia,” paparnya.

Kemudian ia mengatakan, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, melibatkan seluruh UMKM daerah dan GeMBI (Generasi Baru Mahasiswa Bank Indonesia) binaan KPwBI Lhokseumawe.

Selanjutnya ia mengatakan, UMKM kreasi binaan KPwBI Lhokseumawe yang terbaik untuk saat ini adalah kopi dan sarah sangke, saat ini sudah dilakukan expor keluar negeri diantaranya Eropa dan Amerika.

“Salah satu UMKM binaan kami terpilih menjadi klaster terbaik Nasional. Besok insyaallah akan diberikan penghargaan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia secara langsung,” ucapnya.

Yukon menyebutkan, selama pendemic Covid penjualan offline naik tinggi, masyarakat beralih ke pembeli online.

“Kita juga melakukan penjualan dengan memakai scan QRIS atau Quick Response Code Indonesia Standard. Pada kegiatan ini kita juga menggalakkan pembayaran nontunai. Kami juga menyediakan kopi Gayo terbaik di Indonesia,” ucapnya.

Pada kesempatan itu pihaknya mengharapkan kepada pemerintah daerah untuk bisa membantu mengembangkan UMKM baik dari segi pengaturan dan pendanaan. “Kami mengharapkan sinergi Bank Indonesia dan pemerintah daerah untuk memajukan UMKM,” pintanya.

Hadir pada kegiatan tersebut Walikota Lhokseumawe diwakili Asisten III bidang administrasi umum Ir. Mehrabsyah, Kadis Pendidikan Lhokseumawe Ibrahim, dan sejumlah tamu undangan lainnya. (Radhiah)

Apa Reaksi Anda?