SUARA INDONESIA
Banner

Keren! Petrokimia Gresik Sulap Kedai Kopi jadi Kampung Solusi Pertanian

GRESIK - Petrokimia Gresik terus melakukan inovasi untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Terbaru, pabrik penghasil pupuk terlengkap di Asia itu telah meresmikan kedai kopis sebagai kampung solusi pertanian.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan, kampung solusi pertanian itu berada di Kedai Kopi Sembalun. Kampung ini dibangun menjadi layanan one stop solution pertanian di Lombok Timur, bahkan di Pulau Lombok.

Seluruh kebutuhan pertanian tersedia di kampung petrokimia gresik tersebut. Mulai dari hulu hingga hilir. Mulai pupuk, benih, pestisida dan insektisida.

Di kampung tersebut juga tersedia layanan Mobil Uji Tanah (MUT) untuk menguji tingkat kesuburan tanah dan memberikan konsultasi pertanian secara gratis. Petani cukup membawa sampel tanah dari lahan pertaniannya, kemudian dalam waktu singkat dapat mengetahui kandungan tanah sekaligus mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat.

"Dengan begitu, harapan dan asa untuk membangkitkan kembali Sembalun pada khususnya dan Lombok pada umumnya sebagai sentra produksi hortikultura nasional bukan menjadi hal yang mustahil untuk kita capai," ujarnya, Jumat (20/11/2020).

Sedangkan, pemilihan Kedai Sawah sebagai Kampung Petrokimia Gresik dikarenakan lokasinya sangat strategis di tengah-tengah area pertanian hortikultura di Kecamatan Sembalun. Petrokimia Gresik bersama Kedai Sawah Sembalun mengangkat konsep kedai yang menyuguhkan nuansa alam Gunung Rinjani dan pemandangan perbukitan Sembalun. 

Kampung Petrokimia Gresik di Kedai Sawah Sembalun ini juga menyajikan makanan lokal dan modern, tempat pemajangan produk UMKM lokal serta mengangkat konsep agrowisata yang sangat menarik seperti pemandangan Gunung Rinjani, photobooth, san petik strawbery.

“Melalui Kampung Petrokimia Gresik di Kedai Sawah Sembalun ini, kami harapkan dapat menciptakan new customer experiences bagi seluruh pengunjung yang datang serta dapat menjadi pilihan masyarakat sebagai sarana Agro Edu Wisata sehingga dapat meningkatkan kecintaan pada dunia pertanian," tutupnya.

Apa Reaksi Anda?